Selasa, 14 Maret 2017

Teruslah menebar kebaikan kepada siapapun, walaupun kecil...

Teruslah menebar kebaikan kepada siapapun, walaupun kecil...

Jika membalas kebaikan untuk orang yang berbuat baik itu sudah biasa. Cobalah membalas kebaikan untuk orang yang pernah menyakiti kita.
Seringkali kita merasa apa yang kita lakukan hanya hal kecil, tapi bisa jadi itu yang sangat sangat diperlukan oleh orang yang kita bantu. Mungkin karena kebaikan kebaikan kecil kita itu dia mendoakan kita dengan tulus. Dan Doanya lah yang di kabulkan oleh Allah untuk Kita...
 


Jangan pernah berhenti menebar kebaikan...

Kamis, 08 Mei 2014

Kenapa Harus Resign ? sayang looh

Beberapa tahun ini banyak Karyawan di Perusahaan tempat aku kerja pada resign, dengan alasan ikut suami / Istri, ada yang pindah ke Perusahaan yang lebih baik bahkan ada yang buka usaha sendiri. Aku selalu berpikir, mengira ngira mencoba mempelajari dengan kondisi di perusahaan mencoba mencari alasan mereka yang sebenarnya. dan akhirnya saya dapat dari buku tentang SDM, mungkin alasan ini yang menyebabkan mereka keluar .

Karyawan pada umumnya berperilaku sesuai apa yang dihargai dan dapat diterima atasannya. Sayangnya, penghargaan dan sanksi terhadap perilaku karyawan seringkali diberikan secara keliru pada perilaku yang justru kontra  produktif sehingga perusahaan tidak mendapatkan hasil - hasil yang diinginkan.
Mungkin ini yang jadi alasan temen temen pada resign, Penghargaan dan sanksi yang ga tepat sasaran :
  1. Mengabaikan dan menyalahkan karyawan yang memiliki inisiatif, bahkaangn akibatnya mayoritas karyawan akan menghindari tanggung jawab dan malas berinisiatif.
  2. lebih menyukai dan mempromosikan karyawan yang patuh dengan mentalitas "asal bapak senang" dan menyingkirkan karyawan yang kritis dan mempertahankan aturan serta prinsip - prinsip yang benar. akibatnya mayoritas karyawan cenderung memilih melanggar peraturan apabila diminta oleh atasannya.
  3. membebani karyawan yang produktif dengan semakin banyak beban pekerjaan dibandingkan memberdayakan atau menegur karyawan yang berlambat - lambat bekerja dan sok sibuk. akibatnya mayoritas karyawan akanmemperlambat pekerjaan dan berusaha terlihat sibuk.
  4. lebih menghargai penyelesaian permasalahan dengan cepat yang berdampak sementara atau bahkan berpotensi menimbulkan masalah dikemudian hari dibandingkan solusi jangka panjang. akibatnya mayoritas karyawan akan memberikan solusi cepat dan tidak peduli dengan masalah yang akan timbul.
  5. lebih menyukai pekerjaan cepat diselesaikan dibandingkan kualitas pekerjaan, akibatnya mayoritas karyawan menyelesaikan pekerjaannya asal jadi.
  6. mempromosikan karyawan berdasarkan atribut kepribadian seperti kepandaian berbicara dan penampilan dibandingkan prestasi kerja. akibatnya mayoritas karyawan tidak terpacu untuk mencapai prestasi kerja.
Pada umumnya karyawan akan mengikuti perilaku y ang dihargai serta standar kinerja terendah yang dapat diterima oleh atasan, lingkungan kerja dan pelanggan. sisanya adalah karyawan terbaik yang memegang teguh nilai - nilai, integritas dan etos kerja mereka, yang segera keluar dari perusahaan begitu mendapatkan kesempatan yang lebih baik.

Saya kira masih banyak temen temen yang juga berpikir mengikuti jejak untuk resign. Akankah saya juga akan mengikuti jejak mereka ?





Rabu, 07 Mei 2014

Yang ini yang itu yang Mana dulu ?

Prioritas..?
Dalam banyak hal kita harus menerapkan prioritas, baik dalam pekerjaan kantor ataupun pekerjaan rumah bahkan dalam hal hal kecil. Bahkan
dalam manajemen kinerja pegawai di perusahaan tempat saya bekerja di tentukan prioritas 1 s/d 5 sesuai tingkat urgensi nya. 
Sebenernya tanpa kita sadari kita sdh menentukan prioritas dalam hal sehari hari seperti saat kita menentukan mana yang harus lebih dulu dilakukan mandi , makan, bersih bersih rumah, masak. Bersih bersih rumah pun kita menentukan prioritas lg, mana yg akan terlebih dahulu di kerjakan, mencuci kah? menyapukah? mengepel kah? Dan lain sebagainya.
tapi kadang kita mengerjakan sesuatu hanya menuruti kemauan kita dan mengabaikan prioritas tersebut, sehingga tujuan hidup kita ga tercapai.

#Belajar bisa dimana saja, tidak harus di sekolah, bahkan sebenernya belajar sesungguhnya adalah dalam kehidupan kita sehari hari, banyak hal yang bisa kita pelajari bahkan yang tidak diajarkan di bangku sekolah atau di buku buku. 


#Catatan Hati

Senin, 18 Februari 2013

Pertolongan dari Kedamaian Hati

Jika kita berharap semua orang menyukai kita, itu sama saja bermimpi di siang bolong. tidak ada dalil yang mengatakan bahwa semua orang akan berpikir positif terhadap apa yang kita lakukan. jangankan berbuat salah, berbuat benar pun masih ada saja orang yang tidak mendukung, apalagi mengakui eksistensi kita.

Pada saatnya, anda akan menghadapi persoalan yang menyangkut nama baik kita. itu pertanda telah tiba waktunya bagi ujian kedewasaan khususnya ketabahan hati. Pergunjingan, desas-desus, atau fitnah mungkin bisa saja membawa hawa panas yang memerahkan wajah atau membangkitkan amarah kita.

Bila kita yakintelah berusaha sebaik mungkin, mengasah dan mengukir indah citra diri melalui bekerja dan bertindak baik, maka tiada sesuatu yang patut ditakutkan. sebaliknya ketakutan hanya untuk mereka yang bercela. jauhi sikap cengeng, karena hanya akan menyenangkan "musuh - musuh" nama baik kita. ettaplah tabah dan tegar.

Jadikan persoalan nama baik yang nampaknya menggoyahkan, justru menguatkan kita. caranya adalah dengan tulus melakukan yang terbaik sekaligus menyadari bahwa tidak semua orang bisa menyukai kita. itu memang bukan hal yang mudah, tapi ini adalah cara terbaik. daripada kita membiarkan energi terkuras untuk hal-hal yang justru melemahkan kita.

"Temukan pertolongan dari kedamaian hati. Disanalah terletak prinsip-prinsip yang tahan uji dalam menghadapi segala situasi, sehingga anda tidak akan pernah kehilangan martabat"






Sumber : Bread For Friend




Jumat, 04 Januari 2013

Lima "S" plus LIma "S"

Beberapa bulan yang lalu di kantor aku lagi heboh hebohnya Lima S seiri, seiton, seiso, seiketsu, and shitsuke. tapi menurutku ada Lima S yang harus ditambahkan dan tidak kalah penting yaitu :

1. Salam
"Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan orang yang membutuhkan, silaturahimlah dan shalatlah di waktu malam kala orang lain tidur, niscaya engkau akan masuk surga penuh kesejahteraan" (H.r. Tirmidzi dari Abdullah bin Salam)

Perbanyak silaturahim untuk merawat pintu surgamu. dapatkan bonusnya : bahagia, dipanjangkan usia, diluaskan rezeki, dan digaransi surga. luruskan tujuan berbakti dan silaturahmi. jangan untuk cari barang bawaan atau berharap yang bukan - bukan. Bila ini jadi tujuan, engkau bisa kecewa kalau tak mendapatkan. Ikhlaslah
 
2. Senyum
Senyuman itu adalah sebuah pernyataan awal untuk sebuah kesepakatan dan harmoni. Senyummu untuk saudaramu adalah sedekah. Senyuman tak akan ada harganya bila tidak terbit dari hati yang tulus dan tabiat dasar seorang manusia. 

3. Sapa
Sapaan membuat orang merasa berharga. Penghargaan membuat jiwa tergugah dan bahagia.

4. Sopan
Berlaku sopan, hindari keluhan, ciptakan keharmonisan, hindari kata - kata yang menyakitkan untuk raih ridhanya.

5. Setia
Setia menemani, rajin berbakti, tulus melayani, kreatif berkomunikasi adalah bukti cinta sejati. tiada cinta tanpa kesetiaan. 

jadi mestinya ada 10 S ga cuman 5 aja yah hehehehhee dan mungkin masih banyak eS eS yang lain.




Kamis, 06 Desember 2012

Dunia Panggung Sandiwara

Seorang mukmin tidak akan pernah bersedih dg tidak tercapainya dunia, tidak pernah mempedulikannya,dan tidak pernah terguncang oleh kata stop. Sebab ia percaya bhwa dunia ini pasti akan sirna tidak berharga dan fana.